April 3, 2008

Betapa Irinya Aku Padamu ….

Posted in Uncategorized tagged at 11:04 am by cocomerina

Sebetulnya, jumlah pelajar yang masuk ke dalam kloter terakhir tahun 2007 di Siena itu ada 4 orang. Saya dan kedua teman perempuan saya, ditambah satu orang pelajar laki2 bernama M(*&(*^%o. Sebenarnya dari awal karena satu dan lain hal kami (tiga perempuan ini) tidak terlalu sreg sama dia. Alhasil selama ini Siena pun kami tidak terlalu menganggap dia ada karena kami anggap kelakuannya suka merepotkan orang lain (jahat ya).

Hubungan kami bisa dibilang tidak harmonis … hingga saya menjejakkan kaki saya di Fiumicino, Roma, untuk pulang … tidak terfikir tuh bagi saya untuk menghubungi dia dan mengabarkan kepulangan kami ke Indonesia.

Minggu lalu … saya dapat informasi dari teman satu angkatan dari kota lain bahwa teman saya si M^(*&^*&o itu masih berada di Siena dan bekerja pada sebuah hotel di sana. Ketika teman saya itu sedikit berkeluh kesah tentang keberadaan M*&%^*%o itu yang masih di Siena … saya malah bilang: “Wa … keren ya si M(&^&^*o itu … gw iri deh”

Hehehehe terlepas keberadaannya di sana yang telah menyulitkan beberapa orang, termasuk KBRI Roma, saya kagum dan iri dengan kebulatan tekadnya untuk tetap stay di sana. Tinggal di Italia mungkin jadi mimpi kami; M(&^(&^(0, kedua teman saya, termasuk saya. Kalau boleh jujur semasa masih di Indonesia saya sudah berniat cari kerja di sana, jadi apa saja boleh lah untuk permulaan … namun toh saya tidak seberani si M*&^*&%^0 itu. Alhasil, hingga kini saya menyesali ketidakberanian saya untuk mencoba mencari link2 agar saya bisa bekerja di sana.

Mungkin bukan permasalahan Italia, atau bekerja diluar negeri … tapi banyak hal yang membuat saya melepaskan satu kesempatan karena malu, tidak enak, tidak berani atau tidak pede hhhmmm dan agaknya ini sudah mendarah daging pada diri saya.

My dear M(*^&(&^o (terlepas kau memang telah menyusahkan beberapa orang) … sejujurnya aku iri padamu … yang punya tekat begitu kuat dan keberanian untuk mewujudkan mimpi2 mu ….

-Orang yang iri itu tanpa sadar sebenarnya memuji (sand and foam-Khalil Gibran)-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: