Mei 2008
- Gaji saya + suami: Pas-pasan
- Pengeluaran : Cicilan rumah, Listrik, cicilan peralatan rumah tangga, bensin untuk suami, iuran bulanan, belanja bulanan, uang makan kami berdua.
- Saving : Rp. 0,- (terkadang malah kasbon ke orang tua)
Juni 2008
- Gaji saya + suami: kurang (jumlah yang diterima dari perusahaan tidak berubah)
- Pengeluaran : Cicilan rumah, Listrik (diprediksikan budget akan segera menigkat), cicilan peralatan rumah tangga, bensin untuk suami (budget meningkat), iuran bulanan, belanja bulanan (budget meningkat), uang makan kami berdua (mau tidakmau budget meningkat).
- Saving : Rp. – (Devisit beberapa ratus ribu akibat naiknya anggaran belanja rumah tangga).
- BLT : Tidak dapat
Siapa yang bilang jika kenaikan harga BBM tidak mempengaruhi angka kemiskinan di negeri tercinta ini?





ida said,
May 21, 2008 @ 8:36 am
yah para pejabat itu dengan gembira mengumumkan, angka kemiskinan menuruuun:(. Sungguh ironis. Mereka seneng banget melihat data di atas kertas, bukannya fakta riil yg terjadi di masyarakat.
cocomerina said,
May 21, 2008 @ 9:59 am
Iya Ida .. gw sedih ….
(
Sementara kita hidupnya senin kemis begini … pejabat2 itu masih enak2an dapet uang sewa rumah belasan juta, wira-wiri keluar negri pake fasilitas first class … bahkan ada bokapnya temen gw yang jadi penggede di salah satu angkatan bersenjata kita yang bensin, telpon, dan listriknya di rembes semua … (termasuk bensin seluruh anggota keluarganya)
Huahuahua menagis gw jadi orang Indonesia